Sabtu, 05 Maret 2011

Operator TransJakarta Busway

Setelah memposting tentang kenapa gue menyukai TransJakarta. Kali ini gue mau memposting tentang OPERATOR yang melayani setiap koridor busway. Walaupun pengetahuan gue gak seberapa pahamnya, tapi gak salah juga kan untuk berbagi informasi untuk orang-orang yang memang buta pengetahuan tentang TransJakarta.

Dari 10 Koridor busway yang sudah beroperasi terdapat 8 operator yang melayani ke 10 koridor tersebut. Baiklah sekarang mulai gue jabarin masing-masing operator tersebut.

1. Jakarta Expres Trans (JET)
Merupakan operator busway pertama yang melayani busway koridor 1 dengan rute (Sta. Kota-Blok M). JET memiliki dua merk bus yang dipakai yaitu : Mercedes Benz dan Hino. Selain itu juga memiliki dua karoseri dalam perakitan body busnya yaitu : New Armada dan Restu Ibu. Hanya JET sajalah operator busway yang hanya menggunakan Bahan Bakar Solar untuk ke 91 busnya yang berwarna merah. POOL JET berada di Pinang Ranti, tepatnya gak jauh dari halte busway pinang ranti. Dahulu JET adalah operator terbaik dari operator lainnya, entah kenapa keadaannya kini telah berubah. Sebagai operator koridor 1 seharusnya JET hanya melayani koridor 1 saja, namun armada bus JET sering dipakai untuk membantu koridor lainnya yang membutuhkan armada pembantu.

2. Trans Batavia (TB)
Merupakan operator kedua yang berhasil memenangkan lelang bus untuk koridor 2 (Pulogadung-Harmoni) dan koridor 3 (Kalideres-Ps. Baru). Tidak tanggung-tanggung bus yang dimiliki oleh TB sebanyak 126 bus yang terdiri dari tiga warna yaitu : biru, kuning dan abu-abu. Pada konsep awal dari warna bus, bus berwarna biru sebagai bus koridor 2 dan bus berwarna kuning sebagai bus koridor 3. Lalu bus yang warna abu-abu yang dipergunakan sebagai bus rute ekspres Pulogadung-Kalideres. TB menggunakan Daewoo sebagai merk busnya yang terdiri dari banyak karoseri yang dipakainya, yaitu : Mayasari Utama, Restu Ibu, New Armada, Laksana dan Rahayu Sentosa. Namun TB itu merupakan operator paling buruk dari operator lainnya dikarenakan ketidak seriusnya dalam merawat ke 126 busnya.

3. Jakarta Trans Metropolitan (JTM)
Merupakan operator busway koridor 4 (Pulogadung-Dukuh Atas 2) dan koridor 6 (Ragunan-Latuharhari). JTM memiliki 61 bus berwarna abu-abu yang bermerk : Hyundai dan Daewoo. Terdiri dari beberapa karoseri yaitu : Laksana, Mayasari Utama, Korindo, Restu Ibu, New Armada dan Srikandi. Karena pramudi JTM selalu mengaktifkan info halte dan operatornya dapat merawat busnya dengan baik, JTM dinobatkan oleh anak-anak STJ sebagai operator busway terbaik.

4. Jakarta Mega Trans (JMT)
Meruapakan operator busway yang melayani koridor 5 (Ancol-Kp. Melayu) dan koridor 7 (Kp. Melayu-Kp. Rambutan). JMT memiliki 65 bus yang terdiri dari 15 bus gandeng dan 50 Bus single. Terdiri dari beberapa merk bus, yaitu : Huanghai (untuk 11 bus gandeng), Komodo (untuk 4 bus gandeng), Daewoo (untuk bus single) dan Hyundai (untuk bus single). JMT ini selalu melayani bus transjakarta rute ekspres yang info haltenya selalu diupdate.

5. Eka Sari Lorena Transpot (LRN) Merupakan operator busway koridor 5 (Ancol-Kp. Melayu), koridor 7 (Kp. Melayu-Kp. Rambutan) dan koridor 8 (Lebak bulus-Harmoni). Hanya lorena saja, satu-satunya operator yang memiliki TV didalam busnya. Merk bus yang digunakan Lorena adalah Hino (bus single) dan Komodo (bus gandeng) Lorena hanya mempunyai satu karoseri yaitu : Rahayu Sentosa. Lorena memiliki 47 bus yang terdiri dari 13 bus gandeng dan 34 bus single. Desain luar dan dalam bus lorena terkesan mewah (bagi gue). Namun, karena ketidak seriusan lorena dalam merawat busnya membuat bus yang dimiliki lorena
tidak terlihat mewahnya lagi.

6. Primajasa Perdana Raya Utama (PP) Merupakan operator busway koridor 4
(Pulogadung-Dukuh Atas 2) dan koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni). Seharusnya PP melayani koridor 6 (Ragunan-Latuharhari), namun karena koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni) kekurangan armada sehingga
harus mengalokasikan PP untuk menjadi operator koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni). PP memiliki 40 bus yang ber merk : Hino yang menggunakan satu karoseri yaitu : Mayasari Utama. PP termasuk operator
busway terburuk dikarenakan para pramudinya yang sering terlibat kecelakaan. Entah kenapa, para pramudi PP dalam membawa busway selalu kencang melebihi para pramudi dari operator lain.

7. Bianglala Metro Politan (BMP)
Merupakan operator pendatang baru yang melayani koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) dan koridor 10 (PGC-Tj. Priok). BMP memiliki 60 bus yang terdiri dari 25 bus gandeng dan 35 bus single. Untuk bus gandeng menggunakan merk Komodo dan bus single menggunakan merk Hyundai. BMP juga menggunakan beberapa karoseri dalam perakitan busnya, yaitu : Rahayu Sentosa (untuk bus gandeng), Laksana, Restu Ibu, Korindo, dan Trisakti. Namun, saat ini BMP hanya melayani busway koridor 9 saja. Untuk sementara koridor 10 dioperatori oleh JET pada hari kerja dan dioperatori BMP pada hari libur.

8. Trans Mayapada Busway (TMB)
Meruapakan operator koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) yang memiliki 34 bus single. TMB merupakan operator dan juga konsorsium dari Mayasari dan PPD yang bekerja sama untuk mengoperasikan busnya dikoridor 9 (Pinang Ranti-Pluit). Merk bus yang dipakai sama seperti BMP yaitu : Hyundai yang terdiri dari beberapa karoseri yaitu : Korindo, Laksana, Trisakti, Restu Ibu. Walaupun TMB adalah konsorsium dari PPD dan Mayasari, tak perlu cemas akan kelakuan para pramudinya dalam mengemudi, karena para pramudi dari TMB telah memenuhi syarat kelayakan sebagi pramudi busway.

Sekianlah postingan gue tentang beberapa operator TransJakarta. Semoga informasi ini dapat berguna bagi para pembacanya.
Terima Kasih ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar