Sabtu, 05 Maret 2011

I Love TransJakarta Busway

Entah kenapa gue menyukai salah satu transportasi paling tenar di jakarta, yaitu Busway. Mungkin karena saat itu gue melihat bus yang memiliki lajur khusus itu terlihat secara langsung dimata gue tanpa hambatan yg membuat gue mulai menyukainya. Di postingan kali ini gue mau berbagi cerita tentang sejarah gue menyukai TransJakarta Busway.

Tepatnya saat gue duduk di bangku SMP (kalo gak salah kelas 8) gue tertarik dengan yang namanya Busway. Tapi aneh bagi gue kalo gue sebut Busway, gue lebih suka menyebutnya dengan nama aslinya yaitu Bus TransJakarta.

Saat gue duduk dibangku sekolah dasar (SD) tepatnya tahun 2004 disitulah gue mulai mengenal Busway. Hanya sekedar tahu apa itu busway dan tidak ada rasa ketertarikan dengan busway. Mungkin karena pemikiran anak SD yang belum ngerti atas penjelasan Mbah Tono (Kakek gue) tentang bus yang menjadi alat transportasi bebas hambatan itu. Gue hanya menangkap penjelasan bahwa Busway itu memiliki lajur sendiri dan dalam jangka waktu satu bulan dapat menaikinya dengan GRATIS.

Namun karena lokasi tempat tinggal gue yang tidak berada di jalur TransJakarta Koridor 1 (Sta. Kota-Blok M) gue belum bisa menikmatinya. Beberapa kurun waktu kemudian, gue melihat Plang berwarna Biru dengan tulisan berwarna putih tepatnya di Rawa Buaya (selepas TL Rw. Buaya mengarah kalideres) tertuliskan "Mohon do'a restu, jalur ini akan dibangun jalur Busway". Gue amat sangat senang mengetahui berita tersebut dan tak tau kapan gue bisa bener-bener menaikinya.

Setelah menunggu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, hehehe lebai.... Akhirnya bus transjakarta yang lajurnya berada di lajur yang sering gue lewati itu beroperasi, yaitu koridor 3 (Kalideres-Ps. Baru). Saat itu bus yang melayani koridor 3 berwarna merah. Dan di saat itulah gue bener-bener buta pengetahuan tentang busway.

Walaupun busway koridor 3 sudah beroperasi tapi tetep aja gue belom pernah sekalipun untuk menaikin bus tersebut (waktu SMP kelas 8). Setelah berbulan-bulan gue melihat ada busway dengan warna kuning saat gue kejebak macet di jembatan gantung. Wawwww busnya warna kuning dan bertuliskan BBG di bagian samping belakang. Satu kata bagi gue,,, KEREN. Pengen banget rasanya naik itu bus tapi apa mau dikata setelah beberapa lama busway berwarna kuning itu beroperasi gue masih saja belum menaikinya.

Setelah waktu berjalan hingga entah berapa lama, akhirnya gue berhasil menaiki bus berbahan bakar gas tersebut... Saat itu gue menaikin busway bersama adik, nyokap, mbah(ada 3), tante dari Halte Dispenda menuju Halte Jelambar. It's amazinggg... Akhirnyaaaaa bisa merasakan menaiki bus yang memiliki jalur khusus tanpa hambatan tersebut.

Setelah mencoba busway pertama kalinya, tentunya gue mau untuk mencoba busway untuk kedua kalinya. Tepatnya saat gue disuruh kerumah mbah gue yang ada di Tanjung Duren. Saat itu gue naik busway bersama tante gue dari halte busway kalideres. Ketika memasuki bus tersebut, kursi busnya masih terlipat, AC nya terasa, info halte aktif dan sangat cepat untuk berpergian. Bermenit-menit didalam busway akhirnya sampai dihalte busway jelambar. Saat turun dari bus tampak cuaca yang sangat panas di luar halte. Tante gue menyarankan untuk mengambil koran transjakarta (waktu dulu ada koran yang diterbitin busway lohhh) untuk digunakan sebagai tutupan kepala. Langsung aja gue ambil di pintu exit halte...

Sayang-sayang juga dong kalau koran busway tersebut cuman jadi tutupan kepala, dengan sangat ingin tahunya gue membaca apa saja yang tertulis dikoran busway tersebut. Tertulis tentang pembangunan busway koridor 4-7. Gue baca koran tersebut berkali-kali tanpa bosannya. Kalo gak salah koran busway itu terbit setiap hari sabtu. Namun sayangnya setelah waktu berjalan lama, koran busway itu lenyap tanpa kabar. Karena tidak adanya koran busway tersebut gue sama sekali tidak mendapatkan informasi tentang busway.

Karena gue sudah mulai tertarik sama busway, gue ajak temen-temen gue naik busway. Niatnya mau beli buku di CL, tapi karena gak ada akhirnya muter-muter deh naik busway. Oh iya gue inget kata tante gue : dari jelambar ke harmoni kan gak ada halte lagi jadinya capek kalo berdiri di bus. Dan ternyata perkataan tante gue itu benar... Gue berdiri didalam busway dari jelambar selama beberapa menit didalam bus yang gue sendiri gak tau tujuan gue mau kemana. Temen gue bilang kalo ada halte turun aja yuk, gue capek. Karena gue lebih tinggi dari pada mereka gue bisa melihat jalanan dari dalam bus dengan sangat jelas. Gue melihat halte yang sangat amat besar yang saat itu masih belum berfungsi yaitu halte harmoni yang sedang dalam tahapan pelebaran halte.

Yah bus nya gak berhenti di halte itu, kata gue ketemen-temen gue. Setelah resah tanpa tujuan akhirnya gue turun di halte Sawah Besar. Disana bus yang gue naikin menurun-naikan penumpang dihalte tersebut. Langsung gue keluar dari halte tersebut dan langsung menuju halte dibagian sisi yang lain. Saat gue sampai dihalte tersebut ternyata dibagian halte yang lain tujuan rutenya adalah Blok M. Gue tanya temen gue mau ke Blok M gak? Terus kata mereka yaudah coba deh.

Setelah merasa lama perjalanan menuju blok m, akhirnya kami semua turun di halte ??? (Saat itu gue gak tau itu halte apa, tapi menurut pengetahuan gue sekarang halte itu adalah Halte busway Bunderan Senayan). Karena waktu sudah sore makanya kami semua bergegas kembali untuk pulang. Langsung naik bus untuk pulang, ketika sampai di hate busway sawah besar, gilaaaaa tujuan kalideres antriannya panjang bangettt. Gue sabar mengantri hingga akhirnya dapat menaikin busnya dan sampai di kalideres.

Suatu ketika, salah satu tetangga didekat rumah datang kerumah. Datang kerumah karena ada urusan sama nyokap. Setelah tetangga itu pulang, nyokap langsung masuk ke kamar dan langsung memberikan gue sebuah kertas. Gue penasaran dong kertas apa yang dikasih nyokap. Langsung aja gue buka kertas tersebut yang terlipat menjadi 2 lipatan. Waaaaauuuuwwwww, kertas yang gue pegang saat itu adalah RUTE TRANSJAKARTA KORIDOR 1 sampai 7. Gue seneng banget bisa dapet rute tersebut. Gue simpan baik-baik rute tersebut karena kertas itu sangat penting.

Namun RUTE TransJakarta itu pun hilang entah kemana? Gue tanya orang dirumah gak ada yang tau... Akhirnya gue cuman bisa mengingat-ingat saja apa yang pernah gue liat dari kertas tersebut. Setelah gue menempati bangku SMA (tepatnya kelas 10) gue mulai berwisata bersama teman menggunakan jasa TransJakarta busway. Karena tempat berkumpulnya di halte RS. Medika Permata Hijau yang gue sendiri gak tau halte tersebut, akhirnya gue memutuskan untuk mencari PETA RUTE TRANSJAKARTA di mbah Google. Selanjutnya peta tersebut gue print untuk gue bawa untuk berjalan-jalan.

Di perjalanan menuju halte RS. Medika gue dianterin bokap naik motor kesana. SUMPAH macet banget disana,,, seharusnya gue naik busway aja dari halte grogol kalo mau lancar. Di perjalanan gue melihat bus yang digunakan sebagai bus transjakarta koridor 8. Wah KEREN busnyaaa... Tapi kok kena macet ya buswaynya???

Setelah sampai dihalte RS Medika gue nunggu temen gue, setelah semuanya berkumpul mulailah untuk menuju Ragunan. Diperjalan gue naik Busway yang didalamnya terdapat TV nya... Wah kereeennnnn TV nya nyalah, tapi TV nya disetel video promosi bus LORENA! Lho??? Lorena apa ya? Pertanyaan itu selalu terbayang dibenak gue...

Gue berusaha untuk mencari apa itu LORENA. Gue mencari di mbah google dan menemukan situs www.transjakarta.co.id situs itu adalah situs RESMI dari transjakarta busway. Didalam sana gue mulai membaca-baca tentang "suara anda" "berita" dan sebagainya yang ada disitus tersebut. Beberapa saat kemudian saat gue dapet majalah dari LIA yang didalamnya termuat artikel tentang Komunitas Suara TransJakarta (STJ) membuat gue tertarik akan komunitas ini. Gue buka situsnya di wwwsuaratransjakarta.org dan disitulah banyak sekali postingan dari admin maupun para penggunan busway. Disitulah gue mulai mengerti sedikit demi sedikit tentang busway. Disitus itu gue mulai memahami tentang operator bus transjakarta yang berbeda disetiap koridornya. Dan akhirnya gue tau kalo lorena itu adalah operator busway dikoridor 8. Bahkan bukan hanya dikoridor 8 saja lorena sebagai operator busway, lorena juga mengoperatori koridor 5 dan 7.

Suatu ketika gue melihat postingan dibagian header webnya yang tertulis tentang informasi transjakarta. Lalu gue klik tulisan tersebut dan langsung lah masuk kedalam situs www.infobusway.com yang merupakan situs tentang keberadaan jalur busway. Disana gue mulai membuat akun yang bertujuan untuk menginformasikan tentang transjakarta yang misalnya lagi gue naikin. Pertama kali yang gue posting di situs ibu berupa pertanyaan. Gue sering bertanya tentang transjakarta disana.

Setelah beberapa lama gue mulai lebih mengerti tentang transjakarta. Dan suatu ketika gue mulai mem follow salah satu admin dari situs infobusway di twitter. Disitu gue mulai bertanya-tanya tentang komunitas STJ. Dan gue mulai bertanya bagaimana caranya untuk bergabung dalam komunitas STJ.

Setelah beberapa hari, gue diajak oleh salah satu anak STJ untuk ikut linbad (lingkar badai). Mumpung libur, langsung aja gue ikut mereka linbad. Gue dan anak-anak STJ bertemu di halte busway Grogol. Dan disaat itulah gue mulai berkenalan dengan mereka. Semakin gue mengenal mereka, semakin banyak informasi yang gue dapat mengenai TransJakarta.

Dan sampai sekarang inilah, sekiranya pengetahuan yang gue tahu melebihi para penumpang setia transjakarta bahkan onboard/satgas transjakarta pengetahuan tentang transjakartanya, gue lebih sedikit unggulan

Dan inilah akhir dari cerita gue hingga akhirnya gue bener-bener bisa mengetahui lebih dalam tentang transjakarta busway.

3 komentar:

  1. baru tau ada bus dari Jelambar ke Sawah Besar

    BalasHapus
    Balasan
    1. @kikils : waktu tahun 2007 kan halte harmoni mengalami pelebaran utk dijadikan halte transit kor 2 dan 3. Dan waktu itu juga kor 3 tdk lewat roxy tapi melewati tomang dan RS. Tarakan. Karena halte harmoni mengalami pelebaran, maka Sawah Besar dijadikan Halte Transit utk kor 3 dan 1. Sedangkan Monas di jadikan Halte Transit utk kor 2 dan 1.

      Hapus
  2. sharing bagus...
    http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/pages/Komunitas-SuaraTransJakarta/159567094104039
    salam (dc)

    BalasHapus