Selasa, 31 Agustus 2010

Puisi Oh Puisi

Hellooooo my blogggggggg...
I love you!!! <3

Tau kan anda??? Bahwa gue gak bisa baca puisi. Puisi itu menurut gue kurang menarikkk, gue lebih suka lagu kemana-kaman(tak gendong kemana-mana ehhehe) dari pada puisi yang gak jelas nada dimana harus tinggi, rendah, mendayu-dayu, penuh semangat dan sebagainya!!!

Lhohohoh... Kebetulan banget lho... Kalo tadi jam pelajaran Bahasa Baca Puisi... It maked me anxioused(sok bangeeeeet, mending bener kata-katanya) huffff... Walaupun satu jam pelajaran bahasa indonesia telah terbangkalai percuma tapi gue cukup bersyukur karna ada pengurangan waktu belajar bahasa sehingga gue masih punya kemungkinan untuk tidak maju membaca puisi tadi siang!
Ada 3 Puisi,,, kalo gak salah judul puisinya :
1. Koran
2. Pahlawan Tak Terkenal
3. Tanah air mata

Dari ketiga jenis puisi tersebut, gue lebih condong memilih yang dinomor 2. Karena pada puisi nomor 1 panjang gila puisinya dan pada puisi nomor 3 terlalu banyak eufeisme(pengulangan kata) dan terlalu banyak mempergunakan huruf 'R' yang diman 'R' dalam puisi tersebut harus ada penekanan sehingga puisi itu mempunyai daya tarik nada yang memukai sang pendengar...

Giliran pertama yang maju untuk membacakan puisi adalah 'Kuntari'! Dia ini memang sudah terbiasa dalam membacakan puisi dalam bentuk musikalisasi puisi keagamaan! Giliran berikutnya ini yang bikin gue ketawa ngakak, yaitu giliran 'Priskha'! Dimana dia dalam membaca puisi serasa bagaikan membaca sebuah bacaan yang tidak mengandung interesting sma sekali! Tapi cukup lah buat gue rilex biar gak nerves menunggu giliran!
Setelah beberapa anak yang telah maju, gue dapat menyimpulkan! Bahwa anak cowo yang cukup lumayan dalam membaca puisi adalah 'iwan' give applause for iwan!
Dan untuk anak cewenya yang diatas rata-rata standar dalam membaca puisi adalah 'ghea'! Give Takbir for ghea... Allahuakbar...
Saat gue mendengar suara ghea membacakan puisi gue merinding, seolah-olah gue menghayati apa isi kandungan tersebut dan gue mencoba memahami nada-nada yang pas dipakai dalam puisi nomor 3. Tapi apa mau dikata, dengan segala kekurangan gue, gue terpaksa mengurungkan niat untuk membaca puisi nomor 3! Karena menurut muti, dalam puisi nomor 3 terlalu banyak huruf 'R' dan itu tidak pas dalam pelafalan gue! Giliran penutup untuk tadi siang adalah 'akbar'! Heyyy... Dia juga punya kelebihan kaya gue,,, pelafalan dalam mengucap 'R' nya sangat barat banget! Dia memilih puisi nomor 3 yang akhirnya hanya menghibur pendengar yang sangat membutuhkan suatu hiburan di tengah panasnya ruangan bahasa! Ckckkckc gue tertawa bersama teman-teman saat akbar membacakan puisi yang didalamnya banyak sekali huruf 'R'!
Dari beberapa sempel yang sudah maju membacakan puisi, gue menarik sebuah keputusan untuk benar-benar tidak membaca puisi nomor 3, melainkam membaca puisi nomor 2 yang terliat lebih pendek diantara 3 puisi tersebut dan penggunaan huruf R nya yang jarang!!!

Sekian dari cerita gue, kalo bosen ya maaflah! Nulis blog nya mata tinggal 5 watt... Bye...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar